Strategi Investasi Dengan Cara Dollar Cost Averaging

Ilustrasi Dollar Cost Averaging | Sumber: Google.com

Kita tahu semua bahwa investasi adalah suatu hal penting. Dalam investasi sangat perlu strategi agar mendapat hasil yang maksimal. Salah satu strategi yang bisa kamu gunakan dalam berinvestasi adalah Dollar Cost Averaging (DCA). Strategi ini sangat mudah dan bisa diterapkan untuk kita semua.

Apa itu Dollar Cost Averaging?

DCA adalah strategi investasi dengan cara membeli instrumen investasi dalam jumlah yang sama secara rutin pada periode waktu tertentu. Secara sederhana ini artinya kita membeli aset untuk secara rutin tanpa peduli harga aset tersebut. 

Contoh semisal kita mempunyai dana Rp 20.000.000. Pada metode DCA kita tidak langsung berinvestasi sekaligus tetapi kita bisa membagi dana tersebut ke dalam beberapa bulan, contoh 10 bulan. Sehingga kita hanya perlu berinvestasi Rp 2.000.000 dalam 10 bulan.

Cara Kerja Strategi DCA

Cara kerja dari strategi ini cukuplah simple, kita hanya perlu konsisten untuk berinvestasi dengan jumlah yang sama dalam periode tertentu. DCA berusaha untuk mengurangi resiko investasi yang tidak pasti apabila kita langsung menaruh uang dalam jumlah yang lebih besar.

Dengan menaruh uang secara berkala, kita juga bisa mempertimbangkan kembali apabila investasi tidak memberikan hasil yang memuaskan. DCA sangat cocok bagi instrumen investasi yang pada dasarnya selalu bertumbuh. Untuk itu perlu bagi kita mengerti instrumen apa yang kita investasikan. Apabila kita tidak mengerti dan kinerja instrumen investasi buruk tiap periodenya, maka menggunakan strategi DCA merugikan kita.

Keuntungan menggunakan DCA

  1. Sederhana & Mudah

Cara ini tergolong sederhana dan mudah karna mirip dengan menabung tiap bulan

  1. Terhindar dari Waktu yang Buruk

Investasi secara sekaligus dan berusaha menebak pergerakannya adalah sesuatu yang mustahil kamu lakukan. Oleh karena itu dengan DCA kita berinvestasi secara rutin membuat kita terhindar dari waktu yang buruk

  1. Mengurangi Resiko

DCA cara efektif untuk strategi penghematan jangka panjang. Ketika pasar bergerak naik dan turun, DCA mengurangi risiko dari waktu ke waktu untuk memilih waktu terbaik untuk berinvestasi. 

  1. Mengurangi Aspek Emosi

DCA membuat investasi sebagai rutinitas, sehingga apabila harga harga terlalu murah/ mahal kita tidak terpancing untuk segera melakukan aksi jual/beli.

Gimana nih Menurut Kalian?? Yuk di comment. Jangan lupa like, comment, dan share yaa!!

Sumber :

https://money.kompas.com/read/2021/09/27/144813426/salah-satu-jenis-strategi-investasi-apa-itu-dollar-cost-averaging?page=all

Penulis:

Kategori: Lain-Lain

Join the Conversation

5 Comments

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Link berhasil disalin