Yuk Mengenal Investasi SBN

Ilustrasi SUN | Sumber: KoinWorks

Tau ga sobat kita itu bisa berinvestasi dalam pembiayaan pembangunan negara loh, Salah satu caranya adalah dengan Surat Berharga Negara atau SBN. Mungkin bagi beberapa orang istilah SBN masih asing untuk didengar tetapi jangan khawatir. Kita mengenal bersama investasi SBN!

Surat Berharga Negara (SBN) adalah produk investasi berupa surat utang negara yang tiap tahunnya pemerintah terbitkan. Tujuan dari adanya SBN adalah untuk membiayai APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) serta membuka peluang bagi masyarakat sebagai investor agar dapat berkontribusi dalam pembiayaan pembangunan negara.

Sederhananya, sobat sebagai investor menginvestasikan sejumlah uang ke pemerintah dalam kurun waktu tertentu. Lalu, ketika masa jatuh tempo, uang sobat akan pemerintah kembalikan secara penuh. Selain itu, setiap bulannya sobat juga akan menerima keuntungan berupa bunga dari hasil investasi SBN tadi.

Mengenal Jenis Investasi SBN

Perlu sobat ketahui, terdapat beberapa jenis surat berharga negara. Secara umum, SBN ritel terdiri dua jenis yaitu berdasarkan prinsip pengelolaan, meliputi konvensional dan syariah. Kemudian, perbedaan jenis lainnya berdasarkan keuntungan yang meliputi fixed rate dan floating rate.

Mengenal SBN Konvensional

SBN adalah surat berharga negara konvensional atau surat utang. jika sobat berinvestasi disini, sobat akan memperoleh bunga setiap bulannya lalu di akhir periode, dan pemerintah juga akan membayar bunga pokoknya. terdapat 2 sub jenis SBN konvensional, yakni :

  • Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

ORI merupakan obligasi negara yang tujuannya untuk membuka peluang sebesar-besarnya kepada masyarakat untuk membelinya secara langsung. ORI bisa sobat jual kembali di pasar sekunder dan sobat berpotensi memperoleh capital gain atau loss asalkan ORI tersebut kamu milik hingga waktu jatuh tempo tertentu.

  • Savings Bond Ritel (SBR)

Berbeda dengan ORI, SBR tidak dapat sobat jual kembali di pasar sekunder. Tetapi, sobat dapat meminta pencairan sebelum waktu jatuh tempo dengan jumlah maksimal 50% dari keseluruhan kepemilikan SBR sobat.

SBN Syariah

Selanjutnya SBN berdasarkan pengelolaan syariah, maka dana investasi sobat otomatis akan tercatat dalam aset negara. SBN syariah merupakan kepemilikan masyarakat atas aset berwujud yang nantinya disewakan kepada pemerintah. Kemudian, pemerintah akan membayar uang sewa aset tersebut sebagai keuntungan rutin untuk para investor.

SBN Fixed Rate

SBN adalah produk investasi yang sering dipandang aman karena pemerintah menjamin secara langsung. Hal itu juga didukung dengan adanya keuntungan atau dikenal dengan istilah ‘kupon’. Biasanya, wujud dari kupon ini berbeda-beda tergantung jenis produk SBN yang dimiliki.

SBN fixed rate merupakan salah satu jenis dari produk investasi ini. Fixed rate adalah jenis keuntungan yang kuponnya tetap sama dari awal hingga waktu jatuh tempo. Contoh surat berharga negara ini misalnya, kupon di angka 4,8% per tahun, lalu keuntungannya akan sobat peroleh setiap bulannya dan jumlah kuponnya akan tetap di tiap tahunnya hingga jatuh tempo.

SBN Floating Rate

Berbeda halnya dengan SBN fixed rate, SBN floating rate memiliki besaran kupon yang nilainya bisa berubah-ubah. Hal ini karena penyesuaian floating rate dengan nilai suku bunga SBN pada periode tertentu. Akan tetapi, jika nilai suku bunga menurun, kupon tidak akan melebihi batas minimum keuntungan tertentu.

Nahh sekarang sobat sudah kenalan kan dengan SBN dan jenis-jenis produk SBN, bagaimana sobat tertarik tidak berinvestasi di SBN? Mungkin bagi yang sudah berinvestasi boleh comment yuk! Bagi sobat yang masih belum mengerti bagaimana cara menjadi investor SBN bisa stay tune di post selanjutnya yaa!

Sumber:

https://www.kemenkeu.go.id/ori

https://www.ocbcnisp.com/en/article/2021/12/23/sbn-adalah

Penulis:

Kategori: Lain-Lain

Join the Conversation

3 Comments

  1. Ping-balik: Cake cart
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Link berhasil disalin