Sesimpel Ini Mengenal Crypto, Ganti FIAT?

Belakangan, CEO BlackRock, Larry Fink, menyatakan dalam sebuah interview-nya pada Fox Business bahwa Bitcoin (Crypto) mampu merevolusi sistem keuangan. 

“We do believe that if we can create more tokenization of assets and securites – that’s what bitcoin is – it could revolutionize finance” 

Beberapa ahli juga memprediksi Bitcoin akan menggantikan mata uang FIAT paling lambat tahun 2050 atau bahkan lebih awal. 

Mungkinkah ini terjadi?

Seputar FIAT Currency, saingan Crypto?

FIAT berasal dari bahasa Latin yang berarti “let it be done” atau sudah di putuskan. Sederhananya, FIAT adalah mata uang yang nilainya di dasarkan oleh keputusan/kebijakan Pemerintah bukan pada nilai intrinsik yang di milikinya. 

Lahirnya FIAT memberi konsekuensi bahwa nilai uang akan secara konsisten dan berkesinambungan tergerus inflasi. 

Tapi, apakah crypto lebih baik daripada FIAT? 

Konsep Fractional Reserve Banking (FRB)

Sebelumnya, kita perlu pahami sistem FRB dalam keuangan. 

Sistem FRB menjadi upaya bagi bank mendapatkan keuntungan dengan memberikan pinjaman yang berasal dari sebagian kecil deposit nasabah mereka. 

Sejumlah uang yang di depositkan akan di pinjamkan kembali sebanyak beberapa kali pada nasabah lain sehingga muncul efek multiplier terutama dari bunga yang di konversi menjadi asset bank. 

Siklus Leverage Economic Activity

Source: Trading economics, 2023

Dalam sistem FRB, di kenal leverage activity. Sistem leverage membuat jumlah uang beredar berkali-kali lipat lebih banyak daripada uang fisik (M0). 

Misal Indonesia. Jumlah M0 yang beredar ±Rp859,3 Triliun sedangkan M2 ±Rp8.332 Triliun (±10x lipat uang fisik M0). Semakin besar jumlah M2 yang beredar artinya terjadi aktivitas ekonomi leveraged yang semakin tinggi. Which is good! 

Tapi, gimana bila crypto menggantikan FIAT?

Hilangnya Sistem Fractional Reserve dalam aset Crypto

Berbeda dengan FIAT dan dunia perbankan, fractional reserve dalam aset crypto seperti Bitcoin di ciptakan terdesentralisasi di mana semua data dilindungi serta tercatat oleh teknologi blockchain.

Artinya, hadirnya blockchain dalam cryptocurrency akan mengurangi peran bank sentral atau pihak ketiga (trusted third parties) yang berguna memverifikasi dan mendorong transaksi. 

Bila fractional reserve hilang, maka fungsi leverage activity yang berkontribusi dalam 90% aktivitas ekonomi juga terhenti. 

Volatilitas yang Tinggi pada Crypto

Source: The block

Harga dan nilai FIAT umumnya lebih stabil di bandingkan Cryptocurrency yang terkenal dengan volatilitasnya. Pergerakan harga crypto yang fluktuatif akan membuatnya sulit menjadi penyimpan nilai yang aman dan sulit menjadi alat tukar yang efektif.

Jumlah yang Terbatas

Kelemahan lainnya adalah jumlah Bitcoin yang terbatas hanya 21 Juta BTC. Salah satu konsekuensi malang dari mata uang deflasi seperti Bitcoin adalah melemahkan daya konsumsi masyarakat yang berakibat pada stagnasi pertumbuhan ekonomi. 

Selain itu, bayangkan bila obligasi di denominasi dalam Bitcoin maka berpotensi membuat jumlah utang semakin mahal dalam beberapa tahun mendatang.

Kesimpulan Crypto, Gantikan FIAT?

Now, let’s discuss! 

Menurut kalian, Crypto seperti Bitcoin mampu ga menggantikan seluruh uang FIAT dan sistem FRB di dunia atau sebaliknya Crypto hanya sebagai komoditas yang berjalan berdampingan dengan mata uang dan sistem yang udah ada? Komen ya

Sumber:

https://www.kompasiana.com/ananda09816/6484756308a8b52171204c64/mengulas-perbedaan-uang-fiat-dan-cryptocurrency

Penulis:

Kategori: Keuangan

Join the Conversation

2 Comments

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Link berhasil disalin